Menjajaki Jejak "Entrepreneur", Apa Syaratnya?

Andi Sulastri | Inggried | Jumat, 15 Juli 2011 | 13:43 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Ingin menjadi "entrepreneur", tetapi takut bangkrut dan merugi? Trik dari Jaya Setiabudi, penulis buku The Power of Kepepet ini mungkin bisa diikuti. Ia mengatakan, jangan takut bangkrut. Bisa jadi, kebangkrutan itu akan menjadi jalan yang mengantarkan ke pintu kesuksesan.

"Anda bangkrut saya senang. Semua orang sukses pernah bangkrut, kalau sekarang Anda bangkrut tinggal tunggu suksesnya saja," kata Jaya, dalam seminar yang diadakan di arena Entrepreneur Expo di Auditorium Charles Himawan, Kampus President University, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/7/2011).
Jaya, yang mengaku pernah bangkrut Rp 1,8 miliar dalam usahanya, membagi sejumlah tips yang bisa dijajaki untuk menjadi seorang entrepreneur sejak di bangku kuliah. Yuk, disimak!
1. Selama masih berstatus sebagai mahasiswa, dekati teman Anda yang cerdas sehingga dapat membantu Anda sebagai general manager, manager yang mengurusi semua aktivitas usaha Anda.
2. Cari teman yang "berduit", jadikan investor sehingga keuntungan Anda nantinya dapat dibagi dengan teman Anda.
3. Selain itu, dibutuhkan pula seorang teman yang supel sehingga memudahkan Anda untuk berkomunikasi dengan klien.
4. Yang terpenting, memiliki keberanian untuk memulai sebuah usaha.
Di luar itu, ia menyarankan, agar selalu menciptakan situasi "kepepet". Lho? Ya, menurut Jaya, situasi mendesak akan mendorong seseorang untuk mengerjakan sesuatu.
"Orang itu perlu sedikit dipaksa agar pekerjaan dapat terselesaikan," kata Jaya.
Direktur Young Enterpreneur Academy (YEA) ini juga memberikan beberapa tips menggaet investor, yaitu tetap membangun kejujuran, disiplin, membangun kredibilitas, dan jangan "pelit". Selamat meniti jalan menjadi entrepreneur!

No comments:

Post a Comment